Sementara untuk realisasi penyaluran biodiesel secara kumulatif hingga September 2026 telah mencapai 10,69 juta kiloliter (KL). Di mana, sebanyak 7,23 juta KL merupakan penyaluran B40 yang dilakukan sejak Januari hingga Juni 2026. Kemudian untuk B50 sejak penerapan pada Juli 2026, sudah mencapai sekitar 3,4 juta KL.
"Ini masih tersisa, jadi penyalurannya kita prediksi hingga Desember nanti akan bisa tersalurkan dengan baik," ungkapnya.
Eniya mengatakan saat ini pemerintah masih memberikan masa relaksasi dalam proses peralihan dari B40 ke B50. Di mana badan usaha masih diberikan kesempatan untuk menghabiskan stok B40 hingga 30 September 2026. "Dapat kami sampaikan lagi, implementasi dari B50 ini pelaksanaan uji sebetulnya masih satu yang berlangsung, yaitu kereta api. Kalau untuk yang lain, untuk sektor otomotif, sektor alsintan, sektor alat berat pertambangan, angkutan laut, dan pembangkit listrik atau genset telah selesai. Telah selesai dilakukan dan saat ini kami masih menunggu beberapa hasil yang dari perkeretaapian. Jadi targetnya selesai di Desember 2026," katanya.