NADIKABAR.COM — Balai Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) memastikan populasi badak jawa aman dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Tidak ada dampak langsung terhadap satwa langka itu.

Kendati secara geografis habitat badak berada relatif dekat dengan gunung api itu, yakni sekitar 60 kilometer melalui laut, hingga kini tidak ditemukan indikasi gangguan terhadap satwa langka tersebut.

"Kondisi badak jawa sejauh ini tetap aman dan tidak terdampak langsung oleh erupsi Gunung Anak Krakatau," tulis Balai TNUK dalam unggahan di akun Instagram resmi @btn_ujung_kulon, dikutip Rabu (9/9/2026).

Pengelola TNUK menyebut salah satu faktor yang membuat risiko paparan abu vulkanik terhadap badak relatif rendah adalah pola makan satwa tersebut. Badak jawa merupakan satwa browser yang lebih banyak mengonsumsi daun-daunan, pucuk tanaman, ranting muda, dan vegetasi semak di bawah tegakan pohon.