NADIKABAR.COM — Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendeteksi kemunculan dua pulau baru di sektor barat laut dan tenggara Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda pasca-seri erupsi menerus yang terjadi pada awal September 2026.
Plt. Kepala Badan Geologi Lana Saria dalam laporannya di Jakarta, Kamis, menyampaikan bahwa keberadaan dua pulau baru tersebut dikonfirmasi melalui laporan pelaut, relawan, serta analisis citra Satelit Sentinel per 23 September 2026.
"Pulau baru terdeteksi di sektor barat laut sejauh 760 meter dari pesisir Anak Krakatau dan di sektor tenggara sejauh 495 meter dari pesisir. Jika ditarik garis lurus, keduanya membentuk kelurusan berarah barat laut-tenggara dengan kawah utama berada di antaranya," kata dia.