Secara teori, memberikan stimulasi pada area tersebut dapat mengirimkan sinyal ke batang otak.
Sinyal ini membantu menyeimbangkan sistem saraf otonom tim redaksi sistem simpatik (respons fight or flight saat cemas) dan sistem parasimpatik (respons relaksasi tubuh).
Namun, dr Lahargo memberi catatan, ear seeds tidak bisa disamakan dengan terapi medis transcutaneous auricular vagus nerve stimulation (taVNS) yang menggunakan impuls listrik khusus.
Ear seeds hanya memberikan tekanan mekanis biasa, sehingga efeknya tidak sekuat terapi medis tersebut.
"Ada dasar neuroanatominya karena sebagian telinga memang terhubung dengan cabang saraf vagus. Tetapi ear seeds bukan tombol "off" untuk stres, efek fisiologisnya masih perlu diteliti lebih mendalam," ucap dr Lahargo dalam keterangan tertulis kepada redaksi, Senin (7/9/2026).