NADIKABAR.COM — Juru bicara (jubir) Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei pada Senin (12/10) mengatakan negaranya sedang meninjau poin-poin terbaru yang disampaikan Amerika Serikat (AS) sebagai tanggapan atas posisi Iran, dan Iran akan menyampaikan pandangannya kepada para mediator segera setelah peninjauan tersebut selesai.
Dalam konferensi pers mingguan di Teheran, Baghaei menguraikan respons terbaru AS yang disampaikan kepada Iran melalui para mediator terkait "rencana tujuh hari" Iran.
Dia menambahkan bahwa rencana tersebut pada dasarnya menuntut pemulihan hak-hak sah Teheran.
Pada 22 September, Iran menyampaikan rencana kepada AS untuk menghentikan permusuhan dan membuka kembali Selat Hormuz.
Rencana yang kemudian dikenal sebagai rencana tujuh hari itu disampaikan melalui para mediator di sela-sela Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-81 di New York.