Baghaei menyebutkan sejumlah syarat yang diajukan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz, antara lain pencabutan blokade laut oleh AS, penghentian perang di semua front, serta pembebasan aset Iran yang dibekukan.
Syarat-syarat tersebut tercantum dalam nota kesepahaman (MoU) perdamaian yang ditandatangani Teheran dan Washington pada Juni.
Baghaei mengatakan syarat-syarat tersebut tidak berubah, dan Iran tidak akan menunjukkan sikap fleksibel apa pun terkait hak-haknya.
Menurut jubir tersebut, AS sebelumnya telah mengajukan sejumlah tuntutannya dan terus mengeklaim bahwa persoalan nuklir Iran tetap menjadi perhatian utamanya.
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Mohsen Rezaei pada Minggu (11/10) mengatakan AS telah menerima beberapa dari tujuh syarat yang diajukan negaranya untuk membuka kembali Selat Hormuz. Namun, ketidakpastian masih menyelimuti sikap Washington terhadap persyaratan Iran lainnya.