Efikasi diri adalah keyakinan seseorang terhadap kemampuannya untuk mengorganisasikan dan melaksanakan tindakan yang dibutuhkan dalam mengendalikan dorongan seksual. Penelitian eksperimental yang dilakukan di SMA Negeri 15 Semarang oleh Heni Apriyani (Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro) membuktikan bahwa pelatihan efikasi diri sangat efektif dalam menurunkan niat (intensi) masturbasi pada remaja pria.
Melalui pelatihan ini, penderita diajarkan untuk mengganti pemikiran otomatis yang negatif menjadi keyakinan inti baru yang positif, serta menerapkan teknik relaksasi secara rutin untuk menurunkan kecemasan, ketegangan otot, dan emosi negatif ketika dorongan onani muncul.
Terapi modifikasi perilaku (behavioral modification therapy) dapat membantu mengubah kebiasaan buruk yang telah mengakar bertahun-tahun. Selain itu, terapi grup dapat menjadi wadah untuk saling berbagi informasi mengenai permasalahan, berbagi pengalaman, serta mendiskusikan solusi bersama orang-orang yang memiliki pergumulan serupa, sehingga menumbuhkan empati dan penguatan bersama.
Menjauhkan diri dari pemicu adalah kunci utama keberhasilan secara mandiri. Langkah praktis yang bisa Anda lakukan meliputi:
Batasi durasi penggunaan gadget, pasang aplikasi pemblokir konten pornografi, dan jangan menggunakan gadget tanpa tujuan di tempat tertutup.
Salurkan energi berlebih Anda ke aktivitas positif seperti menulis, mempelajari keahlian baru, atau bermain musik guna mengalihkan fokus dan pikiran seksual.
Pakar menyebut olahraga dapat meningkatkan fokus, memori, serta mengalihkan fokus energi penderita dari pikiran pornografi dan masturbasi.
Cobalah mengisi waktu dengan bertemu teman di luar rumah, berbincang dengan orang tua, atau berkumpul bersama keluarga untuk mengusir rasa kesepian.
Pada beberapa kasus adiksi berat yang disertai kecemasan akut atau depresi klinis, bantuan medis berupa resep obat dari psikiater sangat dibutuhkan. Beberapa obat seperti antidepresan atau nalmefene (sebagaimana tercatat dalam laporan kasus Journal of Addiction Medicine dan jurnal medis lainnya) dapat direkomendasikan dokter ahli jiwa guna membantu mengendalikan perilaku adiktif setelah pemeriksaan komprehensif.
Kecanduan adalah penyakit mental yang nyata, bukan sekadar masalah moralitas atau kelemahan karakter. Disitat dari artikel Mitra Keluarga, salah satu tanda Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kedokteran jiwa (psikiater) atau psikolog adalah ketika perilaku PMO sudah mengganggu aktivitas sehari-hari dan membuat Anda menjadi tidak produktif.
Ingatlah, proses pemulihan memerlukan waktu dan konsistensi. Menyadari adanya masalah dan mau mencari bantuan adalah langkah pertama yang paling berani untuk merebut kembali kendali penuh atas hidup, masa depan, dan kesehatan Anda. Pulih itu mungkin, dan Anda tidak harus berjuang sendirian!