NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia menyebutkan distribusi BBM di Kalimantan, Sulawesi dan Sumatera sebagian melalui jalur darat untuk menyiasati pendangkalan sungai akibat musim kering.

“Ada beberapa wilayah yang tadinya distribusi (BBM) melalui sungai, sekarang karena sebagian sungai terjadi pendangkalan akibat cuaca, kami alihkan dengan transportasi darat,” kata Bahlil Lahadalia setelah dapat koordinasi penanganan hambatan distribusi BBM di Terminal BBM Sanggaran, Denpasar, Bali, Senin.

Bahlil yang juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu menambahkan akibat pendangkalan permukaan air sungai, kapal tanker yang mengangkut BBM dalam skala besar menjadi terganggu.

Sehingga dengan pengalihan distribusi BBM oleh Pertamina itu melalui jalur darat, maka membutuhkan waktu untuk tiba hingga di tingkat konsumen.