NADIKABAR.COM — Kondisi pasar saham Indonesia 'kebakaran'. Pengumuman lembaga pemeringkatan MSCI (Morgan Stanley Capital International) soal potensi penurunan bursa saham Indonesia ke Standalone Market menimbulkan sentimen negatif.
Hasilnya, IHSG turun tajam selama dua hari ini sampai hingga di bawah level 5.000. Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyatakan OJK akan merespons serius masalah yang terjadi. Dalam laporannya kepada Presiden Prabowo Subianto, Friderica mengatakan OJK berkomitmen untuk melakukan reformasi pasar modal.
"Terkhusus terkait dengan pasar modal Indonesia, kami juga sampaikan kepada beliau dan kami menyampaikan akan meneruskan reformasi pasar modal terkait dengan peningkatan transparansi, kemudian likuiditas," ujar Friderica di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (19/10/2026).