Namun, dia mengatakan bahwa satu-satunya Ketua Umum Partai Golkar yang pernah menjadi Wakil Presiden adalah Soedharmono, yakni Wapres Ke-5 Republik Indonesia. Sedangkan Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 Jusuf Kalla, kata Bahlil, baru menjadi Ketua Umum Golkar setelah menjabat sebagai Wapres.

Menurut dia, Golkar memiliki doktrin dan tujuan untuk menaikkan kursi di parlemen dan mengedepankan politik yang membawa kesejahteraan.

"Partai Golkar lahir bukan atas dasar keinginan politik kelompok tertentu atau keluarga tertentu, tapi Partai Golkar lahir karena keinginan untuk menjawab sebuah tuntutan bangsa," kata dia.