"Ternyata Bapak Ibu semua, saya minta tolong kerja sama sama Kepolisian, itu adalah ada sebagian shifting, tapi jauh lebih dari itu adalah ada mobil-mobil Pajero, mobil-mobil truk, bikin tangki gede, besar, sampai 700 liter 1 ton, isi minyak di situ," ungkap Bahlil.

"Dalam hati saya ini bagaimana model begini? Kalau begini, mau tunggu Menteri ESDM dari langit pun akan seperti ini. Ini yang terjadi, Bos," tambah Bahlil.

Lebih lanjut, Bahlil juga menyampaikan adanya indikasi antrean tersebut direkayasa. Di mana ada sebagian motor dan mobil yang belum kosong tangki bensinnya sengaja mengantre.

"Bahkan ada beberapa indikasi sengaja motor dan mobil itu antre, tangkinya belum kosong sudah antre. Isinya ada yang cuma 15 liter, 10 liter, 20 liter," kata Bahlil.