Bahlil pun mengapresiasi atas pengoperasian kilang ini. Hal tersebut karena bisa membantu memenuhi kebutuhan LPG di wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta. Ia menyebut konsumsi LPG di kedua wilayah tersebut mencapai sekitar 1.000-1.500 ton per hari.
Dengan Kilang LPG Cilamaya ini yang mampu memproduksi 160 ton per hari, maka berpotensi memasok sekitar 10-15% dari kebutuhan LPG harian Jawa Barat dan DKI Jakarta.
"Ini kontribusi besar. Kita berangkat dari hal kecil untuk mencapai hal besar. Kecil nggak apa-apa, tapi kalau ada beberapa titik yang seperti ini, dikumpulkan besar juga, karena memang spot-spot bahan baku kita tidak semuanya merata," katanya.