"Kantornya akan tetap di kementerian ESDM, sambil kita melihat perkembangan, karena saya melihat bahwa fokus kita kan hilirisasi, dari total investasi 100%, 90%-nya itu ada di sektor ESDM," jelas Bahlil.

Bahlil menegaskan akan bekerja secara maksimal. Baik itu sebagai Menteri ESDM maupun Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Saat ditanya terkait rencana kerja tiga bulan ke depan sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil mengatakan akan bekerja setiap hari.

"Saya selalu bekerja setiap hari, bukan per tiga bulan, ya. Setiap hari, setiap hari, setiap hari. Jadi saya kerja, berpikir, kerja, berpikir, berpikir, kerja," tegas Bahlil.

Saat ditanya alasan di balik pembentukan institusi baru ini, Bahlil menerangkan kementerian koordinator berfokus pada fungsi koordinasi. Sementara kementerian yang membidangi investasi dan hilirisasi bertindak sebagai pelaksana teknis.