Untuk wilayah selain Halmahera, Bahlil bilang bahwa pemerintah akan mengedepankan kerja sama dengan pihak yang memang telah memiliki pengalaman dalam pengembangan PLTN.

Meski begitu, Bahlil menegaskan, pembangunan PLTN di berbagai lokasi tersebut belum diputuskan. Pemerintah masih mempertimbangkan kelayakan proyek, termasuk melalui studi kelayakan atau feasibility study (FS), sebelum menentukan langkah selanjutnya.

"Kalau sudah lolos FS-nya, baru kita lakukan ya. Untuk negaranya, negara yang punya kemampuan nuklir lah, yang punya, ang sudah teruji lah kira-kira begitu," sambungnya.