Bajaj masih menjadi pilihan bagi sebagian warga untuk perjalanan, terutama untuk mobilitas jarak dekat di kawasan perkotaan.

Kehadiran transportasi berbasis aplikasi menjadi salah satu tantangan bagi moda konvensional seperti bajaj dalam mendapatkan penumpang.

Berbeda dengan transportasi online yang menentukan perjalanan melalui aplikasi, tarif bajaj konvensional umumnya disepakati langsung tim redaksi pengemudi dan penumpang.

Di tengah perubahan pola mobilitas masyarakat dan semakin kuatnya transportasi berbasis aplikasi, bajaj masih bertahan menjadi bagian dari kehidupan transportasi Jakarta.