Jika dirinci, kenaikan pendapatan bersih perseroan Rp1,47 triliun atau 55,45 persen tersebut ditopang oleh kenaikan pendapatan sejumlah unit usaha yakni pendapatan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) Group yang naik Rp 348,09 miliar (48,6 persen), PT Bakrie Metal Industries (BMI) Group yang naik Rp 434,65 miliar (26,1 persen) dan PT Bakrie Indo Infrastructure (BIIN) Group yang naik Rp 678,87 miliar (248,3 persen).
Sementara itu, Wakil Direktur Utama & Co-CEO BNBR A. Ardiansyah Bakrie menjelaskan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk Group berhasil menorehkan pendapatan bersih Rp1,06 triliun, naik Rp 348,09 miliar atau 48.6 persen dibanding periode sama di tahun sebelumnya Rp 716,9 miliar. Kenaikan ini berasal dari peningkatan penjualan EV dan kenaikan penjualan di PT Bakrie Autoparts Group.
Sedangkan pendapatan PT Bakrie Metal Industries Group ditopang oleh meningkatnya pendapatan BMI Parent sebesar 24,2 persen, BPI Parent sebesar 18,8 persen, PT Suluh Ardhi Engineering (SAE) naik 1730,3 persen dan PT Bakrie Construction (Bcons) naik 36 persen.