Sementara itu, Balai Bahasa Bengkulu sejak Januari hingga Oktober 2026 telah menerbitkan 53 produk atau buku penerjemahan cerita anak berbahasa daerah ke dalam bahasa Indonesia.

Untuk produk penerjemahan cerita anak yang diterbitkan tersebut merupakan hasil karya para penulis terpilih yang mendapat kesempatan menulis cerita menggunakan bahasa daerah, dan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

"Sebanyak 53 jumlah tersebut melampaui target awal sebanyak 22 produk. Tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti program penulisan cerita anak mendorong Balai Bahasa mengakomodasi lebih banyak karya," sebutnya.

Penerbitan cerita anak dalam bahasa daerah tersedia dilakukan untuk menyediakan bahan bacaan bagi anak-anak, dan menjadi salah satu langkah konkret untuk mendekatkan generasi muda dengan bahasa daerah.