NADIKABAR.COM — Pebalap Aprilia Racing Jorge Martin mengakui Marc Marquez akan menjadi lawan yang sangat sulit dikalahkan pada MotoGP Aragon. Bahkan, sebelum balapan dimulai, Martin menyebut finis di posisi kedua di belakang Marquez sudah menjadi hasil yang sangat bagus.

"Saya tidak sabar untuk memulai akhir pekan ini dan membuktikan kecepatan kami. Tentunya, masih ada pekerjaan yang harus kami lakukan karena kami mengalami sedikit pasang surut dalam balapan-balapan terakhir. Jadi, sekarang akan sangat penting untuk membuktikan kembali bahwa kami masih kompetitif dan melanjutkan performa dengan kecepatan yang sama seperti di Silverstone," tegas Martin dalam konferensi pers jelang MotoGP Aragon 2026 seperti dikutip dari GPOne.

Martin juga mengaku puas dengan paket motor MotoGP Aprilia saat ini karena mampu bersaing di papan atas. Selain itu, Martin juga mengaku sangat menyukai layout Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol. Namun, Martin akan menghadapi tantangan berat dari Marc Marquez, sang penguasa Aragon dalam dua edisi terakhir Grand Prix Aragon, di mana ia telah meraih total delapan kemenangan.

"Bisakah saya mengalahkan Marc? Kita lihat saja. Aprilia jelas telah melakukan pekerjaan yang sangat baik, motornya terus membaik di setiap balapan, dan besok di lintasan kita akan lihat seperti apa levelnya. Bisa bersaing dengannya saja sudah positif, tapi yang terpenting adalah memaksimalkan hasil dari akhir pekan ini," bilang Martin.

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai kemungkinan mengungguli pebalap asal Catalunya itu di MotorLand, Martin mengaku bakal sulit. "Itu sangat, sangat rumit, tetapi saat ini pertarungan saya bukanlah soal apakah saya bisa mengalahkannya di sini atau tidak. Tentu saja saya akan mencobanya, tapi yang terpenting bagi saya adalah fokus pada tugas saya, terus meningkatkan performa bersama Aprilia, dan membuktikan kembali bahwa saya tetap kompetitif seperti saat di Silverstone," jelas Martin.

"Kita semua tahu bahwa Marc sangat kuat di sini, tapi saya ingin fokus pada hal-hal yang bisa saya kendalikan: saya tidak bisa mengendalikan seberapa cepat dia di sini, tapi saya bisa mengendalikan apa yang saya lakukan dan bagaimana saya bekerja. Jadi, saya akan berusaha mencari kecepatan maksimal yang bisa saya dapatkan dan jika ada kesempatan untuk bersaing dengannya, saya akan memanfaatkannya. Jika tidak, saya akan meraih hasil terbaik yang bisa saya raih," ujarnya.

Kata Martin, finis di posisi kedua, di belakang Marquez, sama sekali bukanlah kekalahan bagi pebalap berusia 28 tahun itu.

"Itu akan menjadi hasil yang sangat bagus. Hasilnya sama seperti dua tahun lalu dan saya akan menerimanya dengan senang hati, tetapi dalam balapan, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. Jadi, saya akan berusaha sekuat tenaga dan kita lihat saja apa yang akan terjadi pada hari Minggu," tukas dia.