NADIKABAR.COM β Pemerintah Provinsi Bali meminta dukungan pemerintah pusat melalui DPR RI untuk meningkatkan alokasi transfer ke daerah dan APBN guna mempercepat pembangunan infrastruktur strategis di Pulau Dewata.
βKami menyampaikan harapan agar alokasi transfer ke daerah untuk Bali dapat ditingkatkan, khususnya untuk mendukung pembangunan infrastruktur strategis karena kebutuhan pembangunan infrastruktur Bali memiliki dimensi nasional, bukan hanya kepentingan daerah,β kata Gubernur Bali Wayan Koster dalam keterangan Pemerintah Provinsi Bali di Denpasar, Sabtu.
Koster menyampaikan pembangunan Bali dilaksanakan dengan prinsip satu pulau, satu pola, dan satu tata kelola sesuai semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang mengintegrasikan alam, manusia, dan kebudayaan.
Menurut dia, kebutuhan pembangunan Bali tidak dapat dihitung hanya berdasarkan jumlah penduduk dan luas wilayah karena daerah tersebut juga menanggung beban sebagai destinasi pariwisata internasional.
Bali mencatat sekitar 16,3 juta kunjungan wisatawan sepanjang 2025, terdiri atas 7,05 juta wisatawan mancanegara dan 9,28 juta wisatawan domestik.
Sementara itu, devisa pariwisata Bali pada 2024 tercatat sekitar Rp176 triliun atau sekitar 55 persen dari total devisa pariwisata nasional yang mencapai Rp319,9 triliun.
βKontribusi yang besar ini tentu harus diikuti dengan dukungan pembangunan yang memadai karena Bali membutuhkan infrastruktur yang mampu menjaga kualitas pariwisata sekaligus memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,β ujar Koster.