β€œKita tidak hanya ingin mengejar jumlah wisatawan, tetapi ingin membangun pariwisata yang berkualitas, berdaya saing, bermartabat, dan berkelanjutan,” tuturnya.

Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI Syarief Abdullah Alkadrie mengatakan kunjungan kerja lembaganya ke Bali bertujuan menghimpun masukan terkait kebijakan penerimaan dan pengalokasian transfer ke daerah dalam APBN.

Syarief membantah anggapan mengenai penurunan alokasi transfer dari pemerintah pusat karena sebagian anggaran dialokasikan melalui program strategis nasional yang manfaatnya dirasakan langsung oleh daerah.

β€œSebenarnya bukan penurunan karena banyak anggaran transfer yang sekarang digunakan untuk program-program nasional yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat, seperti kewenangan daerah untuk PPPK paruh waktu yang sebagian besar ditanggung oleh pusat secara bertahap,” kata Syarief.

Badan Anggaran DPR RI mengapresiasi paparan Pemerintah Provinsi Bali mengenai karakteristik dan potensi daerah tersebut yang memiliki posisi strategis bagi perekonomian nasional melalui sektor pariwisata.

Rombongan mencatat kebutuhan Bali untuk mempertahankan pariwisata yang berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan melalui penguatan kualitas lingkungan, infrastruktur, pelayanan, serta pelestarian budaya Bali.