Beberapa pemain dunia (plus agen-agen pemain) kemudian ikuti jejak Neymar. Sebut saja seperti Kylian Mbappe saat direkrut PSG, Vinicius di Real Madrid, sampai Anthony Martial ketika dibeli MU dari AS Monaco.
MU harus membayar sejumlah 10 juta Euro ke Monaco andai Martial masuk 10 besar Ballon d'Or. Untung bagi Setan Merah, bonus itu tidak pernah terwujud.
Ingat Vinicius yang ngambek saat jadi runner up Ballon d'Or 2024? Andai ketika itu Vini menang, dirinya diguyur bonus sebesar 1 juta Euro.
Pada akhirnya, Ballon d'Or bisa jadi standar bagi pemain top dinilai kontraknya. Meski ajang itu tidak menjanjikan hadiah uang, pemain tetap bisa cuan.