NADIKABAR.COM — Ballon d'Or tidak memberikan hadiah uang kepada para pemenangnya. Namun penghargaan itu, bisa jadi nilai lebih di kontrak seorang pemain.
Ballon d'Or 2026 berlangsung di London Palladium Theatre, London, Inggris pada Selasa (27/10) dini hari WIB. Harry Kane jadi pemenangnya.
Kane jadi striker tertajam di musim 2025/2026. Kane pun bawa Bayern Munich menangi Bundesliga dan DFB Pokal.
Ballon d'Or diprakarsai majalah France Football. Tahun 2026 ini, adalah edisi ke-70.
Ballon d'Or digelar dengan format voting dari 100 jurnalis dari negara yang masuk 100 besar ranking FIFA.
Sejak pertama digelar, titel bola emas tersebut tidak menjanjikan hadiah uang. Bola emas itu bagaikan penghargaan individu di level gengsi tertinggi.
Berjalannya waktu, Ballon d'Or jadi patokan bonus seorang pemain pada kontraknya!
Kisah bermula dari Neymar pada musim panas 2013, saat Barcelona merekrutnya dari Santos. Selain biaya transfer, kedua klub menyepakati adanya pembayaran tambahan jika Neymar berhasil menempati posisi tiga besar dalam pemungutan suara Ballon d'Or. Angkanya 2 juta Euro.
Pada November 2015, France Football dan FIFA mengumumkan tiga finalis: Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, dan Neymar. Dengan demikian, syarat dalam kontrak telah terpenuhi bahkan sebelum upacara penganugerahan berlangsung, terlepas dari siapa pun yang akhirnya membawa pulang trofi tersebut.
Barcelona sempat enggan membayar. Santos mengadu ke FIFA, Barca kemudian melunasinya dua tahun kemudian ditambah denda berupa bunga 5 persen per tahun.
Beberapa pemain dunia (plus agen-agen pemain) kemudian ikuti jejak Neymar. Sebut saja seperti Kylian Mbappe saat direkrut PSG, Vinicius di Real Madrid, sampai Anthony Martial ketika dibeli MU dari AS Monaco.
MU harus membayar sejumlah 10 juta Euro ke Monaco andai Martial masuk 10 besar Ballon d'Or. Untung bagi Setan Merah, bonus itu tidak pernah terwujud.
Ingat Vinicius yang ngambek saat jadi runner up Ballon d'Or 2024? Andai ketika itu Vini menang, dirinya diguyur bonus sebesar 1 juta Euro.
Pada akhirnya, Ballon d'Or bisa jadi standar bagi pemain top dinilai kontraknya. Meski ajang itu tidak menjanjikan hadiah uang, pemain tetap bisa cuan.