NADIKABAR.COM — Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI Bambang Soesatyo (Bamsoet), mendukung Presiden Prabowo Subianto untuk segera memperkuat konsolidasi kekuasaan dan kendali pemerintahan untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan bangsa. Mulai dari menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat penegakan hukum, ketahanan pangan dan energi, hingga meningkatkan keamanan nasional.

Termasuk menyikapi dugaan penyadapan ilegal terhadap komunikasi Presiden yang menjadi perhatian publik. Dengan dukungan politik yang besar, kata Bamsoet, Presiden memiliki dukungan yang kuat untuk mempererat koordinasi, menyatukan langkah seluruh aparatur, serta memastikan program pemerintah berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Presiden memiliki modal politik dan kewenangan konstitusional yang kuat untuk menggerakkan pemerintahan. Konsolidasi diperlukan agar seluruh jajaran bekerja dalam satu arah, saling mendukung, dan mampu mengambil keputusan dengan cepat. Kepentingan negara dan rakyat harus selalu menjadi prioritas," ujar Bamsoet usai menghadiri Rapat Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wantimpres, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/11/26).

Anggota Wantimpres RI hadir dalam rapat itu yakni Agum Gumelar, Budi Gunawan, Rocky Gerung, Anwar Usman, Yahya Cholil Staquf, Margarito Kamis dan Ida Bagus Purwalaksana.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menjelaskan, konsolidasi pemerintahan semakin penting di tengah dinamika ekonomi nasional dan global. Pertumbuhan ekonomi semester I-2026 sebesar 5,45 persen menunjukkan fondasi ekonomi yang tetap tumbuh, meskipun masih menghadapi tekanan harga pangan, inflasi Oktober 3,23 persen, serta gejolak pasar keuangan.