Dengan belanja negara APBN 2027 sekitar Rp4.106,3 triliun, pemerintah memiliki ruang fiskal yang perlu dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat industri nasional, ketahanan pangan dan energi, penciptaan lapangan kerja, serta pemerataan pembangunan.
"Konsolidasi harus membuat kerja pemerintah semakin cepat, kebijakan semakin terarah, dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik. Setiap kementerian dan lembaga perlu memiliki target yang jelas, saling mendukung, serta bertanggung jawab atas hasil yang dicapai," jelas Bamsoet.
Bamsoet menambahkan, konsolidasi kekuasaan perlu dijalankan dalam koridor konstitusi dengan tetap menjaga independensi penegakan hukum, fungsi pengawasan DPR, dan ruang partisipasi masyarakat. Menurutnya, Presiden memiliki kewenangan untuk menata kabinet, memperkuat koordinasi, serta memastikan seluruh menterinya bekerja optimal.
"Presiden membutuhkan tim yang solid, kompeten, berintegritas, dan memiliki semangat kerja yang sama. Dengan konsolidasi yang kuat, saya yakin pemerintah dapat bergerak lebih efektif, menjaga stabilitas nasional, memperkuat kepastian hukum, dan mempercepat peningkatan kesejahteraan rakyat," ujar Bamsoet.