Gangguan penerbangan tersebut berlanjut setelah pada Sabtu (17/10), sejumlah penerbangan menuju Saumlaki, Nabire, Langgur, Sorong, Ternate, Surabaya, Makassar, dan Jakarta juga dibatalkan.

Sebelumnya, pada 14 hingga 16 Oktober 2026, pembatalan penerbangan terjadi pada sejumlah rute, termasuk Ternate, Kufar, dan Langgur. Selain pembatalan, penundaan penerbangan juga terjadi pada 14 Oktober untuk rute Saumlaki, Langgur, Sorong, Ternate, Makassar, dan Surabaya.

Johan menjelaskan, pihak pengelola bandara memberikan layanan pemulihan berupa makanan ringan dan minuman kepada penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan.

Pengelola bandara juga memastikan fasilitas terminal, termasuk ruang tunggu, tetap bersih, sejuk, dan nyaman selama penumpang menunggu penanganan lebih lanjut dari maskapai.