"Kami mendorong agar maskapai dapat menggunakan bandara tersebut untuk menghindari penumpukan penumpang,baik yang akan datang maupun yang akan terbang. Ini yang kita harapkan supaya pengaturan penumpang bisa optimal," sebut Dudy.
Penggunaan bandara alternatif tersebut tetap menyesuaikan kondisi operasional, kesiapan bandara, rute penerbangan, serta keputusan masing-masing maskapai. Kemenhub terus berkoordinasi dengan pengelola bandara, AirNav Indonesia, maskapai penerbangan, serta instansi terkait untuk memastikan penyesuaian operasional dapat dilakukan secara aman dan terkoordinasi.
Bandara Soekarno-Hatta yang menjadi bandara internasional tersibuk di Indonesia masih ditutup operasionalnya hingga pukul 18.00 WIB hari ini. Soetta dan 6 bandara lainnya ditutup karena dampak abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau masih membahayakan penerbangan.