Terkait perubahan iklim, dia menyebutkan bahwa Bangladesh tetap menjadi salah satu negara yang paling rentan terhadap dampaknya, meskipun kontribusi negara itu terhadap emisi karbon global tergolong kecil; dia pun menyerukan tindakan internasional yang lebih kuat terkait keadilan iklim, pendanaan, dan adaptasi.
Dia mengatakan pemerintahannya berencana menanam 250 juta pohon dalam kurun waktu lima tahun, memperluas penggunaan energi bersih dan tenaga surya, serta menggali saluran air sepanjang 20.000 kilometer untuk mengatasi banjir dan kekeringan.
Rahman juga menyerukan peningkatan transfer teknologi dan akses yang terjangkau terhadap teknologi baru bagi negara-negara berkembang, seraya memperingatkan agar kesenjangan digital saat ini tidak berubah menjadi "kesenjangan kecerdasan buatan" di masa depan.
Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia