NADIKABAR.COM — Persoalan akses air bersih menjadi tantangan di kawasan sekitar Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Isu ini kemudian mendorong Shana Fatina membangun bisnis yang membawa misi sosial sekaligus lingkungan.

Shana merupakan Sustainable Energy Expert sekaligus pendiri Komodo Water. Menurutnya, misinya berangkat dari kesulitan masyarakat di pulau-pulau kecil memperoleh air bersih.

Dia menyebut masyarakat harus menempuh perjalanan hingga empat jam pulang-pergi ke Labuan Bajo hanya demi mendapatkan air.