NADIKABAR.COM — Empat desa di dua kecamatan Aceh Selatan terendam banjir menyusul hujan lebat yang mengakibatkan meluapnya air sungai.

"Ada empat gampong yang tersebar di dua kecamatan di Kabupaten Aceh Selatan terendam banjir. Ketinggian banjir hingga sepaha orang dewasa," kata Kepala Pelaksanaan (Kalak) BPBD Kabupaten Aceh Selatan Mudatsir Minggu (25/10).

Sebanyak empat gampong atau desa yang terendam banjir, yakni Gampong Gunong Pulo dan Krueng Batee di Kecamatan Kluet Utara, serta Gampong Mersak dan Malaka di Kecamatan Kluet Tengah.

Ia mengatakan banjir akibat hujan lebat sejak Sabtu (24/10), membuat luapan air dari sejumlah daerah aliran sungai (DAS) di wilayah tersebut hingga menggenangi permukiman warga.

Banjir juga menggenangi jalan nasional Tapaktuan-Subulussalam. Namun, lalu lintas kendaraan di wilayah tersebut tetap lancar.

"Hingga saat ini, banjir masih menggenangi di sejumlah lokasi terdampak bencana tersebut. Hujan lebat juga masih berlangsung di wilayah banjir," kata dia.

Selain banjir, dua lokasi di jalan lintas Gunung Manggamat menuju Kotafajar, Kecamatan Kluet Selatan, Kabupaten Aceh Selatan, terjadi longsor.

"Tim BPBD menggunakan dua unit armada damkar sudah dikerahkan ke lokasi melakukan pembersihan material lumpur dari longsor tersebut," kata dia.

Ia mengingatkan masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap waspada, terutama apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

Sementara itu, petani di Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang terpaksa memanen padi secara manual menggunakan sabit di tengah banjir di sawah yang masih tinggi akibat jebolnya tanggul sungai di wilayah setempat.