Meski memperluas bisnis, Eko menilai BTN tetap harus menjaga mandat utamanya dalam pembiayaan perumahan nasional. Pada semester I 2026, kredit perumahan subsidi BTN tumbuh 8,1% menjadi Rp196,96 triliun, sementara Kredit Program Perumahan telah mencapai Rp4,1 triliun.
Chariman Infobank Institute, Eko B. Supriyanto, menilai transformasi BTN tidak hanya terlihat dari ekspansi bisnis dan digitalisasi, tetapi juga dari peningkatan kinerja serta perbaikan kualitas aset.
"Transformasi BTN sudah mulai terlihat hasilnya. Bukan hanya dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari perbaikan kualitas kredit dan penguatan fundamental," ujar Eko dalam keterangan tertulisnya, ditulis Minggu (30/8/2026).