NADIKABAR.COM — Pemerintah memulai penyaluran bantuan pangan periode Oktober-Desember 2026. Salah satu lokasinya di Kantor Kelurahan Lubuk Buaya, Padang, Sumatera Barat.

Bantuan berupa beras diberikan kepada 33,2 juta keluarga penerima manfaat yang termasuk dalam kelompok desil 1-4.

Setiap keluarga akan menerima 10 kilogram (kg) beras per bulan atau total 30 kg selama 3 bulan yang disalurkan sekaligus.

Secara nasional, total beras yang disiapkan mendekati 1 juta ton.

"Khusus di Sumatera Barat, jumlah penerima bantuan mencapai lebih dari 600 ribu keluarga," ujar Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) dalam keterangan tertulis, Rabu (4/11/2026).

Selain bantuan pangan, pemerintah juga menyiapkan 1 juta ton beras subsidi dengan harga Rp 12.500 per kg yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Tidak hanya itu, tersedia 380 ribu ton beras untuk mendukung kebutuhan industri kue dan bihun melalui pengolahan menjadi tepung.

Dalam upaya menjaga stabilitas harga pakan ternak khususnya di tengah kenaikan harga jagung akibat musim kemarau, pemerintah melalui Perum BULOG juga akan melepas stok jagung sebanyak 150 ribu ton dengan harga Rp 5.500 per kg.

"Pasokan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan peternak dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM)," jelas Zulhas.