"Laporan dari setiap transaksi yang berjalan pada kartu virtual, akan langsung tercatat secara real-time. Penggunaan kartu kredit pribadi untuk transaksi perusahaan juga dinilai tidak efisien dan aman, baik bagi pemilik kartu tersebut maupun bagi manajemen keuangan perusahaan itu sendiri," jelasnya.

Selain itu, Mayar juga melihat masih banyak kesulitan yang dialami tim finance ketika melakukan audit setiap bulan. Mulai dari transaksi mencurigakan yang berada di luar pengawasan perusahaan hingga riwayat transaksi yang tidak lengkap. Menurutnya, hal itu menjadi dasar Mayar Card diluncurkan.

"Ekosistem yang simple dan transparan serta aman yang dijadikan landasan utama lahirnya Mayar Card," jelasnya.

Mayar Card akan resmi diluncurkan pada akhir September ini. Para pemilik bisnis dapat langsung mengakses platform Mayar Card melalui laman resmi Mayar.