Oleh karena itu, Radius mengimbau agar pengangguran sarjana tidak dibebankan kepada individu maupun perguruan tinggi. Fenomena ini juga perlu dilihat sebagai persoalan struktur sosial dan ekonomi.
"Jangan melihat sarjana menganggur semata sebagai kegagalan individu. Ini juga persoalan struktur sosial. Kita perlu melihat siapa yang memiliki kapital untuk mendapatkan pekerjaan dan siapa yang tidak, serta bagaimana struktur ekonomi menciptakan atau justru membatasi kesempatan tersebut," lanjutnya.
Ijazah juga seringkali dilihat sebagai tiket untuk naik kelas sosial. Dalam perspektif sosiolog Pierre Bourdieu, ijazah merupakan bentuk modal budaya yang dimiliki seseorang.
"Tetapi modal budaya tidak otomatis berubah menjadi modal ekonomi. Untuk mendapatkan pekerjaan, seseorang juga membutuhkan modal sosial berupa jaringan, pengalaman, relasi, bahkan dukungan ekonomi," kata Radius.