Selain itu, Ari juga menjelaskan proyek pembangunan tol yang tengah dikerjakan perseroan, seperti ruas Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan yang tengah proses pembangunan jalur Setu-Sadang.
Proyek selanjutnya, Tol Akses Patimban yang saat ini telah masuk dalam tahap pembangunan jalan tol sepanjang 14 km. Pembangunan ini dijalankan dengan skema pendanaan Viability Gap Funding (VGF) atau dukungan kelayakan finansial dari pemerintah.
"Perseroan menargetkan agar dapat dioperasikan di tahun 2028," jelasnya.
Sementara untuk Tol Jogja-Bawen, sudah masuk tahap penyelesaian terhadap ruas Yogyakarta-Banyurejo. Jasa Marga akan melakukan proses Profesional Hand Over (PHO) di akhir September setelah seluruh pekerjaan di lapangan selesai.