"Jika terjadi kesalahan perhitungan, seluruh infrastruktur dan investasi energi milik pihak agresor di kawasan ini akan berada dalam jangkauan operasional, dan keamanan aset-aset tersebut akan terancam secara langsung," tegas Naqdi dalam pernyataannya.
Dia menambahkan bahwa Angkatan Bersenjata Iran telah menunjukkan kemampuan rudal dan daya tangkal yang tinggi sebagai respons terhadap ancaman militer AS, yang memungkinkan mereka untuk memberikan balasan tegas atas setiap tindakan agresi.
Naqdi menekankan kesiapsiagaan dan perlawanan bangsa Iran telah mencegah serangan darat dan memaksa kapal-kapal musuh untuk mundur sejauh 1.000 kilometer di lautan.
Naqdi, dalam pernyataannya, mengomentari pernyataan Trump baru-baru ini mengenai potensi tindakan militer terbaru AS karena habisnya kesabaran dan ancaman tindakan yang lebih keras terhadap Iran. Dia menyebut pernyataan itu sama saja "pengakuan kekalahan secara terbuka" dalam konflik melawan Iran.
Dia menambahkan bahwa pernyataan semacam itu bertolak belakang dengan klaim kemenangan yang dilontarkan Washington. Ditegaskan oleh Naqdi bahwa pihak yang merasa menang tidak akan mengatakan bahwa kesabaran mereka telah habis.