Kemudian Bapanas juga mendukung pemerataan stok pangan dari daerah surplus ke daerah yang defisit dengan mengusung program Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP).
Realisasi FDP sepanjang bulan Oktober telah terlaksana lebih dari 22,2 ton berbagai komoditas dan termasuk untuk pengiriman cabai rawit merah ke daerah yang sedang mengalami fluktuasi harga.
Di sisi lain, kondisi perberasan ke depannya juga masih menghadapi tantangan seperti adanya fenomena El Nino. Situasi ini tidak hanya akan melanda Indonesia, namun secara global.
"El Nino saat ini dikatakan yang paling berat. Tapi Indonesia sudah bersiap sejak jauh-jauh hari, mulai dari penguatan hulu sampai hilir. Tidak perlu khawatir berlebihan. Insya Allah pangan kita aman," ucap Amran.
Adapun stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog hingga akhir Oktober 2026 mencapai 4,5 juta ton.
Cadangan tersebut digunakan pemerintah untuk melakukan intervensi harga di pasar, termasuk mendukung penyaluran bantuan pangan bagi keluarga penerima manfaat yang masuk kategori desil satu hingga empat.