“Jadi KDMP adalah salah satu dari saluran utama sembilan yang kita distribusikan oleh Bulog. Ada zona-zonanya,” ujar Ito.
Pembagian zona tersebut menjadi acuan dalam penetapan harga SPHP Beras.
Untuk zona 1 (Jawa, Lampung, Sumatra Selatan, Bali, NTB, Sulawesi), harga di gudang Bulog ditetapkan Rp11.000 per kilogram, harga distributor Rp11.700 per kilogram, dan harga eceran tertinggi (HET) di tingkat konsumen Rp12.500 per kilogram.
Sementara di zona 2 (Sumatra selain Lampung dan Sumsel, NTT, Kalimantan), harga beras SPHP di gudang Bulog sebesar Rp11.300 per kilogram, harga distributor Rp12.000 per kilogram, dan HET Rp13.100 per kilogram.
Adapun di zona 3 (Maluku, Papua), harga di gudang Bulog ditetapkan Rp11.600 per kilogram, harga distributor Rp12.300 per kilogram, dan HET Rp13.500 per kilogram.
“Jadi nanti memang harga disesuaikan dengan zonanya. Di mana harga distributor, harga HET-nya sudah kita tetapkan,” kata Ito.