Kajian pengembangan RAN-ES memperkirakan transisi menuju ekonomi sirkular berpotensi menambah PDB hingga Rp638 triliun dan menciptakan 4,4 juta lapangan kerja baru pada 2030, sekaligus mengurangi 18-52 persen timbulan sampah dan 126 juta ton emisi gas rumah kaca.
βPenerapan ekonomi sirkular tidak hanya menjadi solusi atas persoalan sampah dan lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Untuk memastikan manfaat tersebut dirasakan secara merata, berbagai program dan inisiatif ekonomi sirkular yang dijalankan kementerian/lembaga perlu diselaraskan agar tidak tumpang tindih dan lebih berdampak optimal bagi masyarakat,β kata Teguh.
Dalam memperkuat koordinasi, CE SG akan membentuk kelompok kerja (working groups) di lima sektor prioritas yang menyatukan kementerian/lembaga terkait serta mitra pembangunan yang selama ini memberikan masukan teknis, berbagi pengalaman, serta mempercepat implementasi rencana aksi.
Sementara itu, Sekretariat CE SG akan mengoordinasikan seluruh kegiatan, termasuk penyusunan rencana kerja, konsolidasi data dan pelaporan, pemantauan dan evaluasi, serta komunikasi.
βInilah saatnya kita dapat berkolaborasi menjadi lebih baik dan mencoba menunjukkan bahwa melalui kolaborasi ini kita bisa memastikan adanya kesempatan yang ditimbulkan dari ekonomi sirkular Indonesia untuk mendukung pertumbuhan yang lebih berkelanjutan, mengurangi kemiskinan, dan pada saat yang sama memastikan setiap sumber daya yang ada, termasuk sumber daya manusianya, dapat terlibat secara aktif,β ungkap dia.