Menurut Director Urban Development Deutsche Gesellschaft fΓΌr Internationale Zusammenarbeit GmbH (GIZ) Indonesia & ASEAN Thomas Foerch, ekonomi sirkular bukanlah βsprintβ, melainkan sebuah perjalanan panjang.
βTidak ada kementerian maupun mitra pembangunan yang dapat menempuhnya sendirian. CE SG adalah wadah bagi kita untuk melangkah bersama. Platform ini menghubungkan kebijakan nasional dengan praktik di lapangan, serta mempertemukan pemerintah, mitra pembangunan, dan sektor swasta dalam satu meja,β ucapnya.
Inisiatif penguatan koordinasi termasuk dukungan pembentukan Sekretariat CE SG difasilitasi oleh Pemerintah Federal Jerman di bawah payung kerja sama teknis dengan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian PPN/Bappenas. Kerja sama ini diimplementasikan oleh GIZ Indonesia & ASEAN atas mandat Kementerian Federal Jerman untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (BMZ).
Melalui koordinasi yang lebih terarah, CE SG diharapkan dapat mengawal Indonesia memperkuat keterhubungan antara prioritas nasional dan aksi sektoral.
Ke depannya, CE SG akan berkoordinasi secara efektif melalui penyusunan dan pengesahan work plan di setiap working group, pertemuan pleno secara berkala, serta diskusi lainnya perihal teknis maupun lintas sektor. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk membangun ekosistem ekonomi sirkular yang terintegrasi, kolaboratif, dan mampu mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.