NADIKABAR.COM — Tim SAR gabungan melanjutkan operasi pencarian hari kedua terhadap dua orang wisatawan korban tanah longsor saat cuaca ekstrem di kawasan Eco Park Pelaga Glamping Retreat, Desa Pelaga, Kabupaten Badung, Bali.

"Untuk pencarian di hari kedua tanah longsor di Eco Park Pelaga Glamping ini, kami tadi pagi pukul 07.00 sudah melaksanakan pengarahan semua stakeholder yang melaksanakan tugas-tugas SAR,” ucap Kepala Kantor Basarnas Bali I Nyoman Sidakarya di Denpasar, Selasa.

Ia menjelaskan tim SAR gabungan membagi kekuatan menjadi tiga regu guna memaksimalkan penyisiran di sekitar area bencana.

Regu pertama dikerahkan untuk berfokus melakukan pencarian langsung di titik lokasi kejadian tanah longsor. Regu kedua ditugaskan melaksanakan penyisiran di area hulu bendungan Desa Pelaga. Sementara regu ketiga menyisir aliran sungai setelah bendungan hingga radius kurang lebih 2,5 kilometer dari lokasi utama.

Berdasarkan data Polsek Petang, lanjutnya, dua wisatawan yang sedang berlibur dan menjadi korban timbunan longsor ini adalah Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Bangkit Khoirul Mubarok serta Warga Negara Asing (WNA) asal Jerman bernama Sacha Erich Schubert.