Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Allahumma indaka ahtasibu mushibati fa'jurni fiha wa abdilni minha khairan

Artinya: "Sesungguhnya kami milik Allah dan sesungguhnya kepada-Nya kami akan kembali. Ya Allah, kepada-Mu aku memperhitungkan musibahku ini,maka berilah aku pahala atas musibah ini dan gantilah dengan yang lebih baik."

Selain itu, pada sejumlah kitab hadits oleh Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar dan Riyadhus Shalihin serta kitab Fikih Sunnah karya Sayyid Sabiq mencantumkan hadits shahih mengenai anjuran mengucapkan kalimat tarji' saat mendengar kabar kematian.

Dari Ummu Salamah mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah seorang hamba tertimpa musibah lalu ia membaca apa yang telah diperintahkan oleh Allah, 'Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un, Allahumma'-jurni fi mushibati wa akhlif li khairan minha (Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya kami kembali. Ya Allah, berilah pahala dalam musibahku ini dan gantikanlah untukku dengan yang lebih baik daripadanya) melainkan Allah akan memberinya pahala dalam musibah tersebut dan menggantikannya dengan yang lebih baik." (HR. Muslim)

Ummu salamah berkata, ketika Abu Salamah telah meninggal, ia membaca sebagaimana yang diperintahkan oleh Rasulullah SAW, lalu Allah SWT menggantikan untuknya yang lebih baik, yaitu Rasulullah SAW.

Dalam kitab Imam Bukhari disebutkan ganjaran orang yang bersabar ketika orang yang disayanginya meninggal adalah surga. Abu Hurairah RA berkata, Rasulullah SAW bersabda, Allah SWT berfirman, "Tidakkah orang yang beriman dari hamba-Ku yang bersabar ketika orang yang dicintai di dunia Aku ambil nyawanya kecuali baginya adalah surga." (HR. Bukhari)

Riwayat lain menyebutkan pula hal yang demikian. Dari Abu Musa al-Asy'ari. Rasulullah SAW bersabda, "Jika anak Adam meninggal dunia, Allah berfirman kepada Malaikat, Engkau telah mengambil nyawa anak hamba-Ku?! Malaikat menjawab, Iya'. Allah berfirman, kepadanya, Engkau telah mencabut nyawa buah hatinya?!' Malaikat menjawab, Iya. Allah swt. berfirman, Lantas apa yang ia ucapkan? Malaikat menjawab, Ia memuji-Mu dan membaca Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Allah swt. lantas berfirman, Bangunkan untuk hamba-Ku sebuah gedung di surga dan berilah nama dengan Baitul Hamd (gedung pujian)." (HR. Tirmidzi)