Ia menyebut Pertamina sengaja memberikan ruang agar UMKM bisa terus berkembang. Terutama, bagi mereka yang konsisten memberdayakan kelompok inklusif, seperti perempuan dan penyandang disabilitas.
Salah satu contoh nyatanya adalah Loyok Kreatif. UMKM pembuat kerajinan anyaman bambu milik Agus Hartadi ini sejak awal mempekerjakan perempuan dan penyandang disabilitas.
Agus yang juga warga Desa Loyok mengaku sangat bangga. Sebab, ia tidak sekadar difasilitasi booth untuk berjualan.
Produk anyaman khas desanya turut terpilih menjadi suvenir resmi (merchandise) di ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
"UMKM-UMKM ini tidak hanya berjuang untuk diri mereka sendiri, tetapi juga memberdayakan rekan-rekan di sekeliling mereka dan saling berkolaborasi," jelas Fety pada keterangan tertulisnya, Minggu (11/10/2026).