NADIKABAR.COM — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), mendorong sinergi program zakat dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan menggali potensi unggulan daerah, mulai dari sektor pertanian hingga peternakan.
Pimpinan Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi Baznas RI sekaligus Pembina Wilayah Provinsi NTB Syarifuddin dalam keterangan di Jakarta, Selasa mengatakan Kabupaten Bima perlu mengembangkan program zakat yang inovatif dan memiliki ciri khas sesuai dengan potensi daerah.
"Teman-teman Baznas Bima bisa meng-create program yang inovatif yang menjadi diferensiasi dari Baznas Bima, yang berbeda dengan kabupaten yang lain," kata Syarifuddin.
Ia menilai penggalian keunggulan lokal penting agar program pendistribusian dan pendayagunaan zakat dapat berjalan lebih tepat sasaran, sekaligus menjadi pembeda dari program Baznas di daerah lain.