NADIKABAR.COM — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menghadirkan Rumah Sehat Oksigen di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, guna melayani masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid mengatakan kehadiran Rumah Sehat Oksigen merupakan bentuk kepedulian Baznas terhadap kesehatan masyarakat, khususnya mereka yang terdampak paparan asap.
"Rumah Sehat Oksigen ini untuk membantu masyarakat yang terdampak asap agar mendapatkan layanan yang dibutuhkan," katanya dalam keterangan di Jakarta, Rabu.
Sodik menjelaskan Rumah Sehat Oksigen Baznas berlokasi di Jalan Ahmad Yani No. 97, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Layanan ini beroperasi setiap hari pukul 08.00-16.00 WIB, dengan menyediakan bantuan oksigen dan rumah bebas asap bagi masyarakat terdampak.
Ia menyebutkan layanan tersebut menjadi bagian dari upaya Baznas menangani dampak karhutla yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi.
Hingga 19 Oktober 2026, Baznas telah melakukan pemadaman di 12 titik serta menyalurkan berbagai bantuan bagi masyarakat dan petugas terdampak.
"Dalam situasi karhutla, kebutuhan masyarakat tidak berhenti pada penanganan kebakaran. Dampak asap juga perlu menjadi perhatian, sehingga bantuan kesehatan dan pemenuhan kebutuhan dasar harus berjalan beriringan dengan upaya pemadaman," ujarnya.
Selain itu, kata dia, Baznas mengerahkan 51 personel Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB), didukung satu mobil rescue, tujuh mobil operasional, dan dua sepeda motor. Baznas juga mendirikan 13 titik layanan dapur air untuk menyediakan air minum dan makanan ringan bagi petugas serta relawan yang bertugas memadamkan kebakaran.
Baznas juga menyalurkan makanan siap saji dan multivitamin di Samuda, Kotawaringin Timur, serta Kelurahan Raja, Pangkalan Bun. Bantuan masker juga didistribusikan di 27 lokasi, termasuk permukiman warga, sekolah, dan pondok pesantren.
Dia menambahkan, pihaknya turut menyalurkan bantuan air bersih di sembilan titik di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan, termasuk Ogan Ilir dan Banyuasin. Berbagai bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus membantu petugas dan relawan selama proses penanganan karhutla.
"Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan dan membantu mereka menghadapi situasi ini. Kami akan terus mengupayakan dukungan kemanusiaan sesuai kondisi di lapangan," katanya.