"Yang ingin kita bangun adalah pengelolaan zakat yang benar-benar memberikan dampak. Ukurannya bukan hanya berapa banyak bantuan yang diberikan, tetapi bagaimana zakat mampu mengubah kehidupan mustahik menjadi lebih baik dan mendorong mereka mencapai kemandirian," ujar Syarifuddin.

Sementara itu, Pimpinan Mobilisasi dan Pengumpulan Baznas RI Rizaludin Kurniawan mengingatkan peran amil zakat tidak sekadar berfokus pada pemberdayaan ekonomi untuk mengubah mustahik menjadi muzaki, tetapi juga bertugas mendampingi masyarakat penerima manfaat agar meningkat kualitas ketakwaannya.

​"Langkah akselerasi pengentasan kemiskinan ini menjadi prioritas utama Baznas agar dana zakat tidak hanya meningkatkan kesejahteraan materiil mustahik, tetapi juga menguatkan kualitas spiritual para muzaki," kata Rizaludin.