NADIKABAR.COM — PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengumumkan pembagian dividen BBCA interim untuk kuartal III tahun buku 2026. Nilai dividen interim yang disiapkan emiten perbankan raksasa ini mencapai Rp 3,07 triliun.

Presiden Direktur BCA Hendra Lembong menjelaskan, keputusan pembagian dividen BBCA ini didasari oleh posisi permodalan perseroan yang solid, likuiditas memadai, pengembangan bisnis perseroan maupun entitas anak, serta kualitas aset yang tetap terjaga.

"Kami bersyukur dapat kembali menjalankan komitmen untuk membagikan dividen interim lebih dari satu kali pada tahun buku 2026," kata Hendra dalam keterangan resminya, dikutip dari situs BCA Sekuritas, Kamis (20/8/2026).

Untuk diketahui, per Juni 2026, BBCA berhasil membukukan pertumbuhan kredit 8,0% secara tahunan (year on year/yoy) sebesar Rp 1.036 triliun. Capaian tersebut menjadi penanda untuk pertama kalinya kredit perbankan melampaui Rp 1.000 triliun.

Penyaluran kredit tersebut didukung pendanaan yang solid, dengan dana giro dan tabungan (CASA) sebesar Rp 1.082 triliun atau tumbuh 10,2% (yoy). Adapun total laba BBCA dan entitas anak mencapai Rp29,5 triliun pada semester I 2026.