Menurut Zulhas, bahan baku yang dinilai paling memungkinkan untuk memproduksi etanol adalah tebu. Pemerintah memperkirakan dibutuhkan lahan sekitar 2 juta hektare yang akan tersebar di Pulau Jawa, Sumatera, hingga Papua.
Danantara akan mendapat peran dalam pembangunan industri pengolahan etanol. Pemerintah menargetkan seluruh kebutuhan etanol untuk E20 nantinya dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri.
"Danantara nanti industrinya ya, mengonversi Etanol itu yang paling memungkinkan ternyata dari tebu, ya. Menyiapkan lahannya lebih kurang 2 juta hektar. Ada yang dari luar Jawa, ada yang dari Jawa, ada dari Sumatera, akan siapkan," bebernya.