NADIKABAR.COM — Borobudur & Beyond Tourism Expo (BBTE) 2026 menjadi wadah strategis bagi pelaku industri pariwisata untuk memperluas jaringan bisnis, memperkenalkan produk dan destinasi unggulan, serta membangun kemitraan melalui pertemuan bisnis langsung antara seller dan buyer pariwisata.

Ketua Panitia BBTE 2026 Sugeng Sugiantoro di Magelang, Senin, menyampaikan, kegiatan inimengusung konsep Business-to-Business (B2B) Tourism Marketplace, mempertemukan pelaku perhotelan, pengelola destinasi wisata, desa wisata, atraksi, transportasi, restoran, dan penyedia layanan pendukung dengan travel agent, tour operator, destination management company, corporate buyer, serta pelaku industri MICE.

Ia menuturkan, BBTE 2026 dipersiapkan sebagai ruang pertemuan bisnis yang produktif bagi seluruh pelaku industri pariwisata. Melalui sistem Pre-Scheduled Appointment (PSA), ingin memastikan setiap buyer dan seller memiliki kesempatan untuk membangun komunikasi bisnis yang lebih terarah, efektif, dan berpotensi menghasilkan kerja sama nyata.