"Kami juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Magelang, Pemerintah Kota Magelang, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta seluruh mitra industri yang turut berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Kami berharap BBTE 2026 tidak hanya menjadi ajang pertemuan bisnis, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan industri pariwisata di Magelang serta Jawa Tengah," katanya.

Ia melihat Jawa Tengah, khususnya kawasan Borobudur dan Magelang, memiliki potensi yang besar untuk berkembang sebagai destinasi pariwisata dan MICE yang berdaya saing. Namun, potensi destinasi perlu didukung oleh akses pasar, jaringan distribusi, serta kolaborasi bisnis yang berkelanjutan.

Ia menyampaikan, kehadiran pavilion daerah diharapkan membuka akses langsung bagi pengelola destinasi dan usaha wisata lokal menuju jaringan pemasaran pariwisata yang lebih luas.Dukungan panitia penyelenggara dengan menghadirkan 11 stands UMKM dari Kabupaten dan Kota Magelang, turut memeriahkan acara BBTE 2026.