Adapun rinciannya, kredit BCA ditopang kredit produktif sebesar Rp 831 triliun, tumbuh 17,2% yoy. Kredit tersebut terdiri dari pembiayaan korporasi naik 20,9% menjadi Rp 528,1 triliun yoy, kredit komersial tumbuh 7,8% menjadi Rp 154,1 triliun, dan kredit UKM tumbuh 15,4% yoy menjadi Rp 149,2 triliun.

Adapun rasio Loan at Risk (LAR) dan non-performing loan (NPL) perseroan terjaga masing-masing di angka 4,6% dan 1,8%. "Penyaluran pembiayaan juga salah satunya ditopang BCA Expo 2026 dan BCA UMKM Fest yang melibatkan lebih dari 1.600 pelaku usaha," jelasnya.

Alhasil laba bersih BCA dan entitas anak tumbuh 4,2% yoy menjadi Rp 45,2 triliun hingga kuartal III-2026. Sementara itu, kredit berkelanjutan BCA meningkat 16,3% yoy menjadi Rp 280,3 triliun atau setara dengan 26,4% dari total portofolio kredit BCA.